Setiap kelompok yang terdiri lebih dari dua orang, pasti saja pernah
menghadapi masalah. Semakin banyak anggota kelompok, akan makin kompleks
pula problem yang ada. Apalagi kalau semuanya kaum hawa. Seperti juga
yang terjadi di JKT48.
Bila di hampir semua grup boyband atau girlband punya orang yang dijadikan pimpinan atau leader, justru di JKT48 ini beda. Dalam sister group AKB48 tersebut hanya ada anggotanya yang dijadikan center.
Begitu dikatakan salah satu personil JKT48 yang paling muda, Nabila, Kamis (17/5).
"Kita belum memiliki leader, leader dari segala leader cuma satu yakni Takahashi Minami. Sedangkan di JKT ada center," katanya.
Kala ditemui di Nyai Ageng Serang, bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Nabila menyanggah jika karena tak ada leader sering terjadi perselisihan di antara anggota JKT48. Namun hal itu dapat dicarikan solusinya dan dengan kebesaran jiwa masing-masing personel.
"Ada juga perselisihan ya apalagi kita cewek semua. Tapi tergantung kita nanggapin semuanya dengan dewasa, biar gak banyak pertengkaran," terangnya.
Bila di hampir semua grup boyband atau girlband punya orang yang dijadikan pimpinan atau leader, justru di JKT48 ini beda. Dalam sister group AKB48 tersebut hanya ada anggotanya yang dijadikan center.
Begitu dikatakan salah satu personil JKT48 yang paling muda, Nabila, Kamis (17/5).
"Kita belum memiliki leader, leader dari segala leader cuma satu yakni Takahashi Minami. Sedangkan di JKT ada center," katanya.
Kala ditemui di Nyai Ageng Serang, bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Nabila menyanggah jika karena tak ada leader sering terjadi perselisihan di antara anggota JKT48. Namun hal itu dapat dicarikan solusinya dan dengan kebesaran jiwa masing-masing personel.
"Ada juga perselisihan ya apalagi kita cewek semua. Tapi tergantung kita nanggapin semuanya dengan dewasa, biar gak banyak pertengkaran," terangnya.

0 komentar:
Posting Komentar